Senin, 19 November 2012

Jawaban dari Duluan Ayam Apa Telur ?





















Menurut kalian sebenernya duluan mana sih ayam sama telur?
Dan alasannya kenapa ketika kamu memilih duluan ayam ataupun telur?

ne macam-macam jawabannya:

  • Ayam Dlu. .doNk.
    kalo Ayam kenal Telur,
    kalo Telur gak kenal ayam.wakakakak

  • Duluan ayam d0nx,
    c0ba j disuruh l0mba lari,
    pasti ayam yg menang
    :)

  • dluan ayam..
    Alesannya.
    Dlu alloh menciptakan mahluk berpasang pasang.

    Begitupun dngan hewan..

  • Telur duluan.
    "Telur ayam" bukan "ayam telur"

  •  hihihi... crita abu nawas

  • yang hidup berasal dari telur dan telur berasal dari sesuatu yang hidup"


  • Jika Menurutt,,sayaa',,Kalau diLogikaa ILLmU biologoo;,,

    Duluan TeLur????,,,Telur--->menetas---->anak ayam----->ayam dewasa,,,,

  • Duluanq kepala,y


  • Dluan ayam donk, seperti kata upin&ipin AYAM GORENG tu kan ayam dluan..!!

  • dluan telur...sbab ada namanya telur ayam, mna ada yg nmanya ayam telur ...

  • ayam disek.. nek telor ndisek seng ngangkremi sopo?

  • wakakaakakak bneran pAda GiLa

  • klu telur dluan ga da yg ngeram ga bisa netas, ayam dluan deehh

  • ayam,
    krna ayam knal telur cma halny ibu knal bayi ny,
    tp telur gk knal ayam,,

    ayam bertelur,
    gk ada kn telur yg berayam,

  • Ayam mngrami telur .menetas tanpa ayam tidak jadi. Ayam dulu

  • Pertanyaan'a begikan => duluan mana Ayam sama Telur.

    Kalau ana jawab Ya jelas duluan Ayamlah, karena pertanyaan'a pun jelas2 Ayam yg di duluin. betul ndak . . . ^_^ . . .

  • hahaha

    mnrt sy jelas ayam dlu lah
    karena telur gak akn mnetas klo ada ayam
    lalu psti akn timbul pertnyaan
    ayam jg gak akan mnetas klo gda telur
    memng benar
    tp yg paling tepat adalah telur ayam g mungkin mnetas tanpa induknya
    ayam mengerami tlur agar hangat
    jika ayam pergi mka si telur g ada yg menghangatkan otomatis dy akan mati mkny si ayam puasa21 hari buat ngeremin telurnya

  • telur dluan ato

    Ayam dluan yg pnting ngikut

  • Coba q tny sma ayam dluan spa

  •  y Ayam duluan dong.. kan diciptakan Tuhan..

  •  hanya Allah yaNg tahU.
    HUALLAH HUALAM

  •  ya... ayam to karena disebutin duluan hehehe

  •  yang jelas ayam dulu,,

    pernah denger ayatnya kalo Allah menciptakan hewan2, tumbuh2an dll. berarti kan hewan2 dulu yg diciptakan

    sedangkan telur kan hasil dari pembuahan hewan ;)

  •  Ayam . .

    Karna ALLAH Mnciptakan Ayam Bkn Mnciptkan TLR.
    /=

  •  Bo'OL duLu Lah.
    Uups..KpleseT kK ma'aF ma'aF

  • Kalo telur sm ayam duluan telur tapi kalo ayam sm telur duluan ayam.

  • kalo kata yg ditanyakan awalnya ayam(dulu mana AYAM sama telur) ya lebih dulu telur krn sblm ayam harus telur,kalo kata tanya awalnya telur(dulu mana TELUR sama ayam) ya lebih dulu ayam,krn sblm telur harus ada ayam,gt aja kok repot,hahahaha

  • all,,,, para ilmuwan pun blm ada yg dpt jwbnnya, jd ksmplnnya gak ada jawbnya:-P

  • all mw tw jwbnya ta ayam, ahagkgk,,,,

  • Yang jelas jawabannya adalah AYAM secra Logika aja ayam pasti †̥ǎ̜̣̍υ̲̣̥ kalo îτϋ adalah Telornya dan Telor belom tentu †̥ǎ̜̣̍υ̲̣̥ kalo Ayam yang ngeluarin, sma aj kaya seorng ibu yang baru ngelahirin ank bayi.

  • Duluan ayam? !kan ad ayam petelur bkn telur peayam, ,

  • Duluan ayam krna pada waktu banjir besar zamanya nabi Nuh AS yg dibawa oleh Beliau adalah ayam

  • duluan telur

    karna kalo beli telur k toko ucapnya telur ayam bukan ayam telur

  • Telur P.A

  • embek

Minggu, 18 November 2012

Lebih Baik Berbohong

Tip Menangani Penumpang Pesawat ala A Cong

Pesawat medan —► Jakarta bersiap take-off tapi tertunda gara-gara AYF (org dusun udik yg baru pertama naik pesawat)dengan tiket ekonomi tapi ngotot pgn duduk di kelas bisnis.

Ade (pemilik kursi bisnis) :
”Maaf pak… Ini kursi saya”

AYF :
”Anda siapa..?”

Ade :
”Saya penumpang yang duduk disini pak..!”

AYF :
”Penumpang..?
Saya juga, sama2 bayar..!
Sesama penumpang, knp kamu mau ngatur2 ?”

Ade lalu lapor ke pramugari.

Pramugari :
“Maaf pak AYF..
dari tiket bapak mestinya duduk di belakang”

AYF :
“Anda siapa..?”

Pramugari :
“Saya pramugari”

AYF :
“Pramugari itu apa ?

Pramugari :
“Pramugari itu yang melayani penumpang”

AYF :
“Oh, pelayan? saya kira siapa td, udahlah anda urus aja kerjaan anda, Cuci piring di belakang. Gak usah ngatur2 saya. Pokoknya saya tetap duduk di sini. Anda mau apa??!!”

Pramugari habis akal, dia memanggil pilot.

Pilot :
“Maaf pak, mestinya bapak duduk di belakang..!! “

AYF :
“Siapa pula anda?”

Pilot : “Saya pilot pak”

AYF :
“Pilot itu apa?

Pilot :
“Pilot itu yang mengemudikan pesawat ini”

AYF :
“Oh sopir..? Saya kira anda siapa, berpkaian kyk LLAJ, pake topi, tnyata cuma sopir. Pokoknya saya tetap disini. Mau apa anda? Ayo klo mau berkelahi. Bikin kesal saya saja”.

A Cong, orang Cina yang baru masuk pesawat mendengar ribut² bertanya pada pilot, kemudian dia manggut² & mendekati AYF sambil membisikkan sesuatu di telinganya, AYF tiba2 bangkit sambil ngomél :
“Dasar supir goblok, pelayan kampret Untung ada org Cina ini yg kasih tau. Klo gak, bakalan dibawa nyasar saya sama kalian.

AYF pun pindah ke belakang,
Pilot merasa takjub, dia bertanya pada A Cong :
“Apa sih yang bapak bisikkan,
koq tiba² dia sukaréla pindah kursi ?”

A Cong :
“Owe tanya bapak mau ke mana?
Dia jawab mau ke Jakalta,
Owe bilang bapak duduknya salah,
kalo ke Jakalta duduknya di belakang, yang di depan ini turun di Singapul… !!! =D
k:D..k:D..k:D..k:D
 

Kamis, 15 November 2012

Filsafat Kerja Seorang Mekanik

dipublikasikan Majalah Gatra Edisi 27/XVIII 16 Mei 2012 


Ketika jutaan orang terjun mencari kerja, yang terjadi adalah sebuah persaingan yang semakin ketat. Di tengah gelombang pencari kerja yang sangat besar ini, frustrasi akibat pekerjaan banyak dialami para pekerja. Kejenuhan dan kebosanan pada pekerjaan tertentu berimplikasi pada kejiwaan dan membuat stres. Tidak sedikit di antara mereka memilih menanggalkan pekerjaan yang dirasa tidak layak lagi.


Di negara maju, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman, orang yang memiliki keterampilan atau skill dapat memanfaatkannya secara bebas untuk membangun dunia kerja sendiri. Matthew sendiri awalnya hanya seorang mekanik sebuah bengkel. Ia kemudian berhasil membangun bengkel sendiri di Richmond, Virginia, berkat filosofi kerja yang dianutnya: hakikat pekerjaan adalah memberikan sesuatu untuk kebaikan orang lain.


Ia pun menyelesaikan program doktor filsafat politik dari University of Chicago. Sebagai filsuf dan pekerja keras, ia menekankan pribadinya untuk selalu memegang prinsip kesadaran dalam hidup. Hidup secara sadar diartikannya sebagai sikap sadar sepenuhnya atas setiap hal yang dipikirkan dan diperbuat sebagai situasi kemanusiaan. Hidup dengan baik berarti membuat diri kita berdamai dengan keadaan itu dan berusaha mengejawantahkan setiap kehebatan yang dapat diwujudkan dengan nyata. Kehebatan yang manusiawi adalah kehebatan di mana peluang untuk mendapatkan kepuasan itu tidak tertutup bagi banyak orang.


Buku ini memberi spirit kepada pembaca berdasarkan pengalaman pribadi. Crawford bekerja dengan keterampilan tangan yang dipadukan dengan pikiran. Baginya, proses seperti ini akan melahirkan kepuasan batin. Sebagai pekerja di bengkel motor, meski kotor dan berat secara fisik, ia menemukan pengalaman luar biasa: kekuatan kerja keras dengan gerak tubuh dan memutar pikiran.


Sebuah kisah menarik yang patut diteladani pengalaman saat Crawford bekerja sebagai mekanik di sebuah bengkel. Ia selalu berusaha memahami proses menjadi mekanik sepeda motor yang baik. Ia berinteraksi dengan mekanik-mekanik lain dan meluangkan waktu dengan para pengendara motor yang lebih berpengalaman.


Dari pengalaman itu, segala hal yang berkaitan dengan mesin terungkap nyata dalam sebuah lingkaran makna yang lebih luas. Pengalaman luar biasa ini akhirnya memberi peringatan bahwa jika kita menelusuri jejak dari tindakan kita sendiri dari sumbernya, jejak-jejak itu akan menunjukkan sebuah pengertian tentang makna proses kehidupan yang baik. Di sinilah ia menemukan bahwa kerja memiliki potensi untuk menghadirkan suatu ukuran pertalian dengan kehidupan.


Ditulis dengan gaya bercerita dan jenaka, Matthew yakin, pendidikan merupakan tempat penting untuk menciptakan manusia menjadi pekerja keras yang mandiri. Ia menilai, mental baja dan etos kerja yang baik harus diimbangi dengan pendidikan kepribadian berkarakter dan budi luhur. Tanpa dorongan karakter dan sikap luhur ini, mustahil lahir generasi berkualitas yang mampu memaknai kerja sebagai dedikasi untuk kemanusiaan.


Keberhasilan sistem pendidikan di Barat dalam menjawab tuntutan globalisasi kurang relevan diterapkan di negara-negara berkembang. Sebab di negara berkembang banyak ditemui masyarakat menengah ke bawah secara ekonomi. Realitas yang dijumpai, dunia pendidikan, kemudian mengakomodasi sistem korporasi yang hanya menghasilkan kelompok pemenang dan kelompok pecundang.


Di tengah krisis kemandirian bangsa berkembang, Matthew menulis tentang pentingnya melanjutkan gagasan pendidikan kemandirian. Dia berpikir, ketika peserta didik telah lulus dari bangku sekolah, ia akan punya bekal ajaran kemandirian yang nantinya bisa diolah dan dimatangkan dalam dunia kerja. Kemandirian adalah langkah awal untuk memunculkan keberanian mengaplikasikan keterampilan. Dilanjutkan dengan manifestasi dalam bentuk kerja pribadi atau kelompok baru sebagai wadah pekerjaan.


Buku ini lahir dari upaya untuk memahami arti sebuah pekerjaan. Pekerjaan bisa dipahami sebagai pedoman hidup. Artinya, sebuah pekerjaan adalah manifestasi dari olahraga, olah rasa, dan olah jiwa manusia yang pada hakikatnya tercipta sebagai makhluk pekerja.


di resensi oleh Fuad Hasan,
Bergiat di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
Shop Class as Soulcraft: an Inquiry into The Value of Work
Penulis: Matthew B. Crawford
Penerbit: Penerbit Gemilang, Jakarta, 2012, 288 halaman


Berani Hidup untuk Menjadi Juara

dipublikasi KORAN JAKARTA Jumat, 09 November 2012

Buku ini berisi tentang pengalaman dan proses kreatif orang-orang luar biasa. Dari nol mereka mulai berjuang mengubah jalan hidupnya demi menjadi yang terbaik. Terbukti, para tokoh yang dibahas di dalamnya adalah orang yang dulunya diremehkan, bahkan dicaci. Namun, dengan kesungguhan, tekad, dan etos kerja sangat tinggi, pada ahirnya mereka membuktikan bahwa dirinya benar-benar pantas diakui dunia sebagai the winner.

Buku ini bertujuan menumbuhkan semangat dan refleksi hidup bagi pembaca. Dipenuhi kisah-kisah inspiratif yang mampu melahirkan kesadaran rasional bahwa kesuksesan tidak hanya bagi mereka yang berpangkat atau bernasib baik. Keberhasilan dapat diwujudkan oleh siapa pun, tak terkecuali mereka yang berada dalam keterhinaan (contemptible) atau keterbatasan (difable).

Terdiri dari 99 kisah inspiratif yang terbagi dalam delapan bagian. Di antaranya, bagian Teguh dalam Keterbatasan (18 kisah), Jenius Pengguncang Dunia (15), Kegagalan Berbuah Kesuksesan (8), Berkat Kasih Ibu dan Keluarga (12), Persahabatan yang Kokoh (10), Cinta dan Dukungan (10), Usaha dan Kerja Keras (14), dan, Ketulusan dan Kebaikan (12).

Sebuah kisah tentang keteguhan proses dicontohkan oleh Lionel Messi. Messi kecil merupakan bulan-bulanan hinaan karena penyakitan, tubuhnya pendek, dan jelek. Pada awalnya, ini membuat Messi lemah mental dan merasa tersiksa. Kendati demikian, dia berusaha mengimbangi hinaan itu dengan latihan keras. Berusaha tidak ciut nyali saat dicemooh. Bahkan dia memaksa diri untuk berani mengikrarkan diri dengan berkata "Pencemooh, pengkritik, dan penentang harus membuatku lebih memiliki tekad daripada sebelumnya." (halaman 9).

Menurut penulis, untuk menjadi the winner, seorang perlu memiliki sikap berani dan pantang menyerah. Baginya, ini adalah pijakan dasar untuk melangkah. Berani dalam arti menatap masalah bukan sebagai hambatan, melainkan sebagai tantangan untuk bisa lebih kuat dan bergairah menjemput kebahagiaan. Pantang menyerah artinya tidak mudah terbius oleh godaan sekitar, bahkan jika itu berasal dari keluarga sendiri, sahabat, dan orang-orang sekitar yang kurang sepaham dengan idealisme untuk berkorban demi kemajuan.

Dalam hal ini, yang harus dibulatkan sang juara adalah membangunkan kesadaran diri. Meyakinkan diri tentang seberapa bulat kemauan untuk menjadi yang paling utama dalam proses menyelesaikan masalah. Seseorang yang niatnya kerdil pasti akan gusar sebelum "badai" masalah yang lebih besar menghantam. Atau, bisa jadi tersantap imaji fobis dan menjadi lemah karenanya. Niat ini sangat vital sebab ia menjadi landasan pikiran untuk aksi. Kuatnya niat akan menjadi perisai yang melindungi dan mempertahankan spirit juang dari bayangan kegagalan.

Judul buku Dari Batu Menjadi Bara merupakan bahasa kias, yang secara riil bisa diinterpretasikan sebagai dari sesuatu hal yang mati menjadi hidup. Dari yang tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang berharga. Buku ini ingin menguak kanyataan. Pada mulanya, kita tanpa kemauan dan kerja keras bukanlah apa-apa. Seperti batu yang terus diam selamanya. Tetapi, jika kita mengolah pikiran, hati, dan jiwa secara penuh, batu (tubuh) ini pun akan terbakar dan menjadi bara. Di sinilah substansi proses yang akan memancarkan sebuah pencerahan, bahwa berhasil dan menjadi juara itu bukan sebuah kebetulan, melainkan harus diciptakan.

Peresensi adalah Fuad Hasan, pemerhati buku pada FTK UIN Yogyakarta


Judul buku : Dari Batu Menjadi Bara
Penulis : Afin Murtie
Penerbit : Jogja Bangkit Publisher
Cetakan : 1, 2012
ISBN : 978-602-9431-05H
Tebal : 244 halaman

Minggu, 28 Oktober 2012

Membuat Manusia Terpesona


anakku, jadilah engkau perempuan sholihah di mata Allah

sebab telah banyak mata manusia kini telah buta

jangan kawatir engkau terkucilkan dari pergaulan manusia

sebab Allah pasti mendatangkan padamu para pecinta

tetaplah tundukkan hatimu, demi menyentuh Tuhan dalam dirimu

sungguh kelak, seluruh manusia memuja dan terpesona kepadamu

- F.H. Succen -

Jika Anda benar, maka Anda tidak perlu marah.
Dan jika Anda salah, maka Anda tidak layak marah.
Sabar dengan Keluarga, itu namanya Cinta.
Sabar dengan Orang Lain, itu namanya Respect.
Sabar dengan Diri Sendiri, itulah Kepercayaan Diri.
 

Alam Pikir Orang Kita

Aktivitas paling tidak di hargai di sini, salah satunya adalah berpikir. Maka jangan sekali-kali mempertontonkan hal itu di depan umum! Me...